MADASPALA

|3 komentar

Siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang tergabung dalam ekstrakulikuler Pecinta Alam, baik Anggota Muda, Anggota Tetap, maupun Anggota Kehormatan. Suatu organisasi pencinta alam yang penuh dengan rasa solidaritas dan persaudaraan yang tinggi. Organisasi yang mempelajari tentang segala hal dalam kehidupan.

KODE ETIK MADASPALA

1. bertakwa kepada Allah SWT
2. menjunjung tinggi agama dan almamater
3. mempunyai rasa solidaritas tinggi terhadap sesama manusia
4. menghormati adat istiadat setempat
5. mencintai alam semesta beserta isinya

Soal Matematika Lebih Sulit

|0 komentar

Siapkan Mental Siswa

SIDOARJO - Pra ujian nasional (unas) atau tryout untuk SMA/MA dan SMK dilaksanakan mulai kemarin (5/3) hingga Selasa mendatang (9/3). Mata pelajaran pertama yang diujicobakan adalah Matematika.

Beberapa siswa menyatakan, soal tryout yang dibuat Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo cukup sulit. Edwin Aditya, siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, menyatakan bahwa ada dua macam soal yang diberikan secara acak kepada siswa. Kebetulan Edwin mendapat soal A. "Saya pernah mengikuti tryout. Tapi, yang ini tergolong sulit," ungkap siswa jurusan IPA itu.

Dampak Facebook

|0 komentar


Penggunaan situs jaringan pertemanan tidak hanya menimbulkan pengaruh dan dampak secara langsung pada orang yang sedang menggunakan fasilitas ini, tetapi juga secara tidak langsung pada orang lain dan lingkungan.

Sama dengan hal lainnya, penggunaan Facebook tidak akan menimbulkan dampak yang buruk jika digunakan sebagaimana mestinya, normal, dan tidak berlebihan. Namun, jika terlalu sering menggunakan fasilitas ini, dikhawatirkan akan terjadi ketergantungan yang tidak sehat, serta penyalahgunaan fasilitas yang tidak benar.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui tentang situs jaringan pertemanan Facebook.

A. Sejarah Facebook

Facebook adalah sebuah situs jaringan sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004. Pada awalnya, Facebook dengan situs www.facebook.com yang sebelumnya bernama thefacebook dengan situs www.thefacebook.com digunakan untuk komunikasi antar mahasiswa Universitas Harvard. Namun setelah beberapa waktu, target pengguna adalah seluruh mahasiswa dan masyarakat umum.

B. Faktor-faktor yang menyebabkan Facebook digemari oleh masyarakat

Situs pertemanan Facebook memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama, menemukan teman baru, menjalin pertemanan, bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain, mengirimkan pesan dan komentar. Selain fasilitas-fasilitas utama yang disebutkan, masih sangat banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan situs itu, baik secara formal atau non-formal, independen atau dependen.

Kini jumlah facebooker Indonesia jauh melebihi pengguna di Singapura dan Malaysia. Padahal Facebook hingga pertengahan 2007 nyaris tak dilirik pengguna Internet di sini. Tapi, memasuki pertengahan tahun lalu, jumlah akses ke situs ini melonjak tajam dan menempatkannya sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Bahkan Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 2006, yaitu 150 juta orang–sekitar 700 ribu orang berasal dari Indonesia. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya.

Memasuki tahun 2009 “Indonesia saat ini telah menjadi “the Republic of the Facebook” (Putra, 2009). Itulah headlines yang ditulis oleh Budi Putra mantan editor Harian Tempo yang dirilis oleh CNET Asia portal IT terkemuka di Asia pada awal bulan Januari 2009 lalu (Linkedin.com; 2009). Ungkapan ini terinspirasi oleh perkembangan penggunaan Facebook oleh masyarakat Indonesia yang mencapai pertumbuhan 645% pada tahun 2008. “Prestasi” ini menjadikan Indonesia sebagai “the fastest growing country on Facebook in Southeast Asia”. Bahkan, angka ini mengalahkan pertumbuhan pengguna Facebook di China dan India yang merupakan peringkat teratas populasi penduduk di dunia (Sahana, 2008).

C. Pengaruh Facebook

Beberapa pengaruh penggunaan dan penyalahgunaan Facebook di kalangan anak muda adalah :
1. Kurangnya waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas
2. Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan lingkungan
3. Membuat lupa waktu sehingga pola hidup tidak teratur
4. Masyarakat terbiasa melalukan hal-hal dengan praktis, sehingga tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal yang sulit
5. Pola finansial yang terkesan membuang-buang uang.

D. Contoh – contoh penyalahgunaan Facebook

1. Penyebaran foto-foto yang tidak sopan.
2. Perceraian, karena dapat berteman dan berkomunikasi secara bebas, situs pertemanan seperti Facebook dapat menimbulkan kecemburuan dan perselingkuhan.
3. Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk membedakan hal nyata dan tidak nyata, yaitu gejala penyakit neurotik skizofrenia.
4. Membuat seseorang menjadi ingin tahu urusan orang lain.
5. Beredar banyak kata-kata kasar.
6. Pamer.
7. Sering dijadikan ajang untuk membicarakan narkoba dan seks. Dari sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan asal University of Washington, terungkap kalau 54 persen remaja yang tergabung di Facebook dan Myspace, sering membicarakan hal yang sensitif seperti narkoba dan seks di forum ini.
8. Menyebabkan gejala kenarsisan. Para peneliti mengatakan bahwa jumlah pesan dan postingan di halaman 130 pengguna Facebook sangat berkorelasi dengan seberapa narsisnya mereka. Pimpinan studi Laura Buffardi Ph.D, mengatakan bahwa ini setara dengan seberapa narsisnya mereka di dunia nyata. Orang yang narsis di Facebook bisa ditandai dengan tampilan yang glamour pada foto diri utama mereka. Di studi terdulu, ilmuwan menemukan bahwa halaman personal Web sangat popular di kalangan kaum narsis, namun bukan berarti semua pengguna Facebook adalah narsis. Ditemukan, bahwa orang narsis bisa jadi terlihat sangat menarik, narsis bisa diarahkan ke hal yang positif jika ditujukan kepada kegiatan dan hal-hal yang positif, biasanya orang-orang ini tergolong kreatif. Contohnya tampilan picture dari album foto Qdoy Sadiyo Sugita (he..he..he..ngeles niy yee…).

E. Cara Pandang Penggunaan Facebook

Sama dengan situs-situs pertemanan di dunia maya lainnya, Facebook hadir di tengah-tengah masyarakat luas pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya, adalah untuk memudahkan pertemanan, komunikasi, dan melebarkan jaringan/koneksi, dan memudahkan masyarakat satu dengan yang lain dalam pemenuhan kebutuhan sebagian makhluk sosial yang saling bergantung. Bahkan belakangan ini trendnya telah meluas ke perkantoran, biasanya para karyawan/pegawai/pekerja ber-fesbuk-an, disela tidak ada aktivitas yang dikerjakan dan atau di sela istirahat.

Kita harus bisa berpikir tepat dan logis, kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi fasilitas komunikasi sesuai dengan proporsinya masing – masing.
Kinerja dan dampak positif dari penggunaan Facebook dan aplikasi dan situs pertemanan lainnya akan sangat terasa jika kita bisa menggunakannya dan tetap tunduk pada undang-undang internet (cyberlaw), memakai sesuai dengan fungsi yang proporsional.

F. Facebook Developer Garage

Pesatnya pertumbuhan pengguna membuat pihak situs jejaring sosial ini ingin meningkatkan lagi layanan mereka. Salah satunya dengan membuat Facebook Developer yang mengizinkam penggunanya dapat membuat aplikasi di dalam Facebook yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna Facebook.

Facebook Developer, mulai diperkenalkan sejak tahun 2007 silam dan sejak itu hingga kini tercatat sudah lebih dari 660.000 developer yang berasal dari 180 negara telah menciptakan beragam aplikasi yang dapat digunakan dalam Facebook. Ketertarikan masyarakat yang besar terhadap program Facebook itu, akhirnya memicu terbentuknya sebuah organisasi yang dikenal dengan nama Facebook Developer Garage.

Tergerak untuk ambil bagian, terbentuklah Facebook Developer Garage Indonesia pada tahun 2009. Ajang pengumpulan para pengguna yang berbakat tersebut digelar di Plaza FX Senayan, Jakarta, Sabtu (28/03/2009). "Facebook Developer Garage, membuat para user dapat membuat aplikasi yang dapat berjalan dalam Facebook tanpa perlu memiliki keahlian khusus”.
Terhitung sampai 22 Februari 2009, 1.333.649 user Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah user usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 user laki-laki dan 600.045 user perempuan.(Allfacebook.com; 2009). Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users” atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Bahkan banyak pengguna Friendster yang melakukan migrasi ke Facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.
sumber : Media dan internet

PASAR BEBAS

|0 komentar
Kemiskinan yang merajalela dan banyak diisi oleh kaum perempuan ini seharusnya merupakan tamparan keras bagi kelompok yang meyakini pasa bebas yang bahkan telah disahkan dalam World Trade Organization (WTO). Namun sebelum lebih jauh, kita perlu melihat bagaimana definisi kemiskinan, yaitu rendahnya pendapatan, tingginya angka pengangguran dan akses pendidikan serta kesehatan yang buruk. Miskin juga berarti meningkatnya inferioritas sosial dan politik masyarakat karena ketidakmampuan mereka memperjuangkan aspirasi dan kepentingannya.

Pada awalnya secara konseptual, diyakini bahwa pasar atau perdagangan bebas adalah jalan tunggal untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan global. Pasar diimpikan akan menjadi kekuatan ajaib yang bisa melenyapkan kemiskinan dan keterbelakangan terutama seperti yang melanda negara-negara berkembang. Namun jangankan memberantas kemiskinan, WTO yang didominasi Amerika Serikat dan Uni Eropa (yang nota bene mengatakan dirinya sebagai negara maju atau Negara Dunia Pertama) justru menyulut persoalan kemiskinan itu sendiri. Sejak diberlakukannya WTO mulai tanggal 1 Januari 1995 hingga tahun 2000 angka kemiskinan di Asia dan Afrika meningkat mencapai 850 juta penduduk....
Kenyataan ini menambah kekhawatiran kelompok yang menentang pasar bebas bahwa dunia tidak akan lebih baik dengan aturan pasr global yang didominasi oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Pasar bebas menjadi bentuk lain dari kapitalisme (bahkan kolonialisme) yanng membuat kaum miskin semakin terpuruk sementara yang kaya dan berkuasa terus menimbun harta. Dengan kata lain, kapitalisme tidak bakal hadir sebagai penyelamat karena karakternya yang hanya memfokuskan dirinya untuk mendapatkan keuntungan dalam jumlah besar.

Perlu kita ketahui bahwa prinisp pokok yang dianut pasar bebas adalah liberalisasi pasar, privatisasi dan deregulasi. Liberalisasi yang berimplikasi pada tiadanya perlindungan bagi produk lokal. Produk lokal tidak mendapatkan tempat yang khusus melainkan dipaksa untuk bersaing bebas dengan produk impor. Bahkan di sektor pertanian, liberalisasi telah mengakibatkan pencabutan subsidi dan aturan tarif impor. Artinya pasar di sektor pertanian menjadi sangat liberal bahkan melinih praktek pasar bebas di negara-negara maju.

Lihatlah, liberalisasi pasar sektor pertanian ini memicu meningkatnya impor pangan di Indonesia. Tingginya impor pangan merusak harga produk pangan lokal seperti beras, jagung, kedelai dan sebagainya. Bagaimana tidak terpuruk sektor pertanian di Indonesia, dan pada akhirnya menambah jumlah penduduk miskin.

Liberlisasi juga mencanangkan privatisasi yang berarti menyerahkan urusan hidup orang banayk ke tangan swasta. Pada saat ini ide liberalisme perdagangan yakin bahwa minimum goverence adalah jalan terbaik untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan global dengan menganggap bahwa intervensi pemerrintah bertentangan dengan prinsip efisiensi dan efektivitas. Maka tak aneh begitu berjamurnya segala bentuk privatisasi seperti pendidikan, air, listrik, dan kesehatan. Penduduk miskin takkan mungkin mendapatkan akses dari bentuk-bentuk privatisasi ini, oleh karena itu tak jarang mereka tak mampu membayar sekolah, membayar dokter, membeli makanan dan lain-lain.

Privatisasi sebetulnya memiliki logika ”pemberian hadiah” bagi para pemilik modal. Misalnya di sektor kelautan, privatisasi adalah hadiah bagi para pemodal untuk mendatangkan pukat harimau dan kapal penangkap ikan raksasa. Akibatnya, nelayan tradisional tergeser untuk menjadi pekerja upaahn karena kalah dengan peralatan modern yang mereka pakai. Dalam semangat liberalisasi pasar ini, pemerintah juga tidak memberi proteksi wilaayh tangkapan khusus bagi nelayan tradisional sehingga penghasilan mereka semakin menurun.

Di sektor perkebunan, paket privatisasi ini memberi kemudahan bagi pemodal untuk menguasai lahan dalam jumlah besar. Pemilik perkebunan juga tidak mempunyai kewajiban untuk membuka aturan kepada para pekerja. Sistem manajemennya amat tertutup dan upah bagi pekerja sangat minimal. Kalaupun hal itu merugikan karyawan dan disadari pemerintah, namun tak ada tindakan yang tegas yangn bisa dilakuan.

Begitu pula deregulasi, telah membuka luas kemungkinan terjadinya ekspansi modal, terutama negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang. Kini pemerintah dianggap tidak lagi berhak menguruis kepentingan ekonomi rakyat, karena semuanya bisa dituduh melanggar kesepakatan WTO. Bahkan negara bisa digunakan sebagai perpanjangan tangan aktor ekonomi global itu sendiri, yang berarti terus menghisap rakyayt miskin. Kenaiakn BBM misalnya, tidak lebih dari manifestasi sikap patuh pemerintah terhadap IMF dan lemabag keuangan Internasional lainnya. Kita tentu sulit melupakan kebijakan tarif ”nol persen” untuk impor pangan di tahun 1997-1998 akibat ketekentuan Letter of Intent IMF.

Nasib serupa terjadi pada sektor pertanian. Kini produk pangan lokal tidak mendapat apresiasi dari pemerintah. Hal itu bisa dilihat dari peralihan peran Bulog. Semula Bulog adalah badan penyangga ketahanan panagn nasional. Bulog wajib membeli produk pangan dari petani. Tapi kini Bulog telah menjadi BUMN yang ideologinya mencari untung. Bulog tak lagi berkewajiban membeli pangan dari petani, tetapi mengimpor pangan dari luar. Alasannya, pangan impor lebih murah dan berkualitsa dibanding pangan lokal. Jalan keluar persoalan tidak berkualitasnya pangan lokal dengan cara membeli pangan impor sangatlah tidak fair bahkan keji. Tampak bahwa pembelaan terhadap bangsa dan rakyat sendiri tidak ada, bahwa meningkatkan kualitas pangan lokal seharusnya diorientasikan daripada melirik ke negara lain dengan alasan lebih berkualitas.

Rendahnya kepedulian pemerintah tersebut bisa juga dicermati dari kebijakan privatisasi pendidikan dan kesehatan. Kita pernah dibuat heboh oleh tingginya pungutan biaya pendidikan di beberapa sekolah termasuk perguruan tinggi negeri.
Privatisasi pendidikan juga telah memaksa anak-anak miskin ikhlas meninggalkan bangku sekolah.

Global Warming

|0 komentar
hijau dan penghijauan,........
itulah yang seharus dan harus kita lakukan mulai sekarang,..
Global warming salah satunya dikarenakan sebuah pencemaran dari kendaraan dan pabrik yang mengandung gas karbon dioksida dan gas-gas lain akan mencemari udara di bumi. Semua itu membuat udara menjadi panas. Kandungan gas karbon dioksida dalam udara juga disebabkan oleh adanya efek rumah kaca. Pemakaian AC atau pendingin ruangan juga bisa menyebabkan semakin meningkatnya suhu panas bumi karena mengandung gas freon. itulah akibat yang menyebabkan lapisan ozon d atmosfer menjadi berlubang karena dengan adanya lapisan ozon maka sinar ultraviolet tidak semuanya jatuh ke bumi dan menyebabkan pula mencairnya es dikutub sehingga terjadi semakin tingginya air laut yang akhirnya pulau-pulau akan tenggelam.